
Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki Turun ke Level III
Gunung Api Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl, saat ini berada dalam status Level III (Siaga). Status ini diturunkan dari Level IV (Awas) karena aktivitas vulkanik menunjukkan penurunan yang signifikan.
Aktivitas Vulkanik yang Menurun
Berdasarkan pengamatan visual, Gunung Api Lewotobi Laki-laki tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati, sementara cuaca cerah hingga berawan dengan angin lemah ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara sekitar 21-23°C.
Dari hasil pengamatan kegempaan, tercatat 3 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-5.9 mm dan lama gempa 66-84 detik. Selain itu, terjadi 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9 mm, S-P 2.5 detik dan lama gempa 16 detik. Terdapat pula 3 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2.2-5.1 mm, S-P 7.6-8.8 detik dan lama gempa 21-32 detik.
Penurunan Status Berdasarkan Analisis Visual dan Instrumental
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari level IV awas ke level III siaga pada Senin (8/12/2025). Keputusan ini didasarkan atas hasil analisis visual dan instrumental aktivitas gunung selama periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.
Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan. Gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.
Perubahan dalam Aktivitas Gempa
Gempa embusan mengalami sedikit peningkatan, namun kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal, bukan tanda eskalasi menuju erupsi. Gempa tremor non-harmonik mengalami penurunan yang cukup signifikan, menunjukkan suplai magma yang sebelumnya aktif kini lebih banyak mengisi rekahan di kedalaman dangkal dengan laju yang melambat.
"Gempa tremor harmonik dan gempa low frequency memang meningkat, tetapi aktivitas ini menggambarkan pergerakan fluida pada kedalaman, bukan migrasi magma yang kuat ke arah permukaan," jelas Lana.
Lana menjelaskan, tidak terekamnya gempa vulkanik dangkal juga memperkuat gambaran bahwa tidak ada tekanan signifikan pada zona dangkal yang biasanya memicu erupsi. Gempa vulkanik dalam mengalami penurunan cukup signifikan dalam dua minggu terakhir, namun tidak diikuti peleasan energi selama tiga pekan terakhir.
Rekomendasi untuk Masyarakat
Saat ini tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Level III dengan rekomendasi sebagai berikut:
- Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
- Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
- Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
- Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
- Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki.
Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.
0 Response to "Lewotobi Alami 3 Kali Tremor Non-Harmonik dan 1 Gempa Vulkanik"
Posting Komentar