
Nama Helwa Bachmid dan Habib Bahar bin Smith Kini Jadi Sorotan
Helwa Bachmid, seorang model asal Timur yang berusia 22 tahun, kini menjadi perbincangan publik. Ia mengaku sebagai istri dari Habib Bahar bin Smith, meskipun hanya sebagai cadangan. Curhatan Helwa tentang rumah tangganya dengan Habib Bahar viral di media sosial, memicu banyak respons dari netizen.
Helwa dikenal sebagai sosok yang berprestasi. Pada tahun 2020, saat masih muda, ia berhasil meraih penghargaan sebagai icon Putra Putri Batik Nusantaran (PBN). Setelah prestasi tersebut, Helwa melanjutkan karirnya di dunia modeling. Selain itu, diketahui bahwa Helwa masih memiliki hubungan saudara dengan penyanyi ternama Novia Bachmid.
Meski muda dan berprestasi, nasib Helwa kini terasa miris karena ditinggalkan sang suami. Dalam akun media sosialnya, Helwa membongkar tabiat sang suami, Habib Bahar, yang dikenal luas oleh masyarakat. Setelah menahan penderitaan selama setahun, Helwa akhirnya mengungkap pernikahannya dengan Habib Bahar yang selama ini disembunyikan.
"Happy Anniversary sayang, ga nyangka ya kamu menutupi pernikahan kita udah satu tahun dan selama satu tahun ini hidup aku penuh kamu buat menderita. Segala kekecewaan full km kasih ke aku, selama kita menikah aku tidak merasakan di bimbing secara agama bahkan selama satu tahun juga hidup ku bagaikan istri simpananmu yang kmu butuhkan di saat kamu hanya ingin hs sama aku tapi kamu tidak pernah datang untuk melihat keadaan ku gmn bahkan sekedar nnya keadaan ku aja kamu ga pernah. Sakit aku menahan ini bukan hanya di kecewakan tentang janji pernikahan tapi juga aku memikirkan keadaan anak ku yang tidak punya sosok bapa bertanggung jawab untuknya. Aku berani me posting ini bukan karna ingin menjelek-jelekan mu tapi kejelekan mu sudah tidak bisa ku toleren lagi karna sesakit dan sesulit itu untuk aku berkomunikasi denganmu. By: istri cadangan yang kau telantarkan," tulis Helwa sembari membagikan foto pernikahannya dengan Habib Bahar.
Hingga artikel ini ditayangkan, pihak dari Habib Bahar belum memberikan klarifikasi atas curhatan Helwa.
Alasan Helwa Mau Terima Lamaran Habib Bahar
Menurut laporan, Helwa Bachmid mengungkap alasannya mau dinikahi oleh Habib Bahar bin Smith. Awalnya, dia mengaku sebenarnya tidak bersedia dinikahi Habib Bahar. Tapi ada satu alasan yang membuat hatinya luluh hingga akhirnya menerima lamaran itu. Dia pun membeberkan kisah pernikahannya dengan Habib Bahar yang tak banyak diketahui orang.
Helwa mengaku, terpaksa menyuarakan pernikahannya ini lantaran selama ini dirinya merasa tertekan. Sejak dinikahi Habib Bahar setahun silam, kondisi mentalnya justru memburuk. Mahligai rumah tangga yang dia bayangkan sebagai kebahagiaan, nyatanya jauh dari harapan. Kesempatan memberikan jiwa raganya kepada Habib Bahar, berujung penyesalan.
Melalui laman Instagram pribadinya, Helwa Bachmid membeberkan soal pernikahannya dengan Habib Bahar yang dilakukan secara siri. Yang menyedihkan, selama setahun menikah, Helwa Bachmid menyebut bahwa Habib Bahar berusaha menyembunyikan pernikahan mereka. Beberapa waktu usai menikah, Helwa hamil. Kabar itu harusnya menjadi suka-cita bagi pengantin baru seperti dirinya. Tapi jauh panggang dari api.
Dalam kondisi kesehatan yang tidak stabil, Helwa menyebut bahwa Habib Bahar juga acuh kepadanya. "Sakit aku menahan ini. Bukan hanya dikecewakan tentang janji pernikahan tapi juga aku memikirkan keadaan anakku yang tidak punya sosok bapak bertanggung jawab untuknya," imbuhnya.
Rayuan Habib Bahar
Di unggahan lain, Helwa berkisah ketika dirinya bertemu dengan Habib Bahar. Perkenalan pertama mereka begitu cair, hangat. Helwa sendiri sudah tahu siapa sosok Habib Bahar. Dalam percakapan di perjumpaan pertama, Helwa menyebut bahwa Habib Bahar berniat mencarikannya jodoh. Hubungan berlanjut dengan saling berbalas chat whatApps.
Dari tangkapan layar yang diunggah Helwa, Habib Bahar mulai memberikan rayuan kepada si cantik itu. Dia melampirkan sebuah dokumen yang diakuinya surat permohonan cerai. "Dia mengaku bahwa dia sudah cerai sama istrinya. Dan dia pun mengirim surat permohonan cerai ke aku," demikian Helwa Bachmid menjelaskan.
Sebagai wanita dewasa, Helwa paham dengan perlakuan Habib Bahar kepadanya. Namun, saat itu dia tidak begitu memperdulikannya. Di waktu kemudian, ia menerima paket bunga dari Habib Bahar. "Pada waktu itu dia mengirimiku bunga dengan kata-kata yang indah. Tetapi kata-kata itu tidak sesuai dengan kenyataan," sebut Helwa.
Layaknya pria yang sedang mendekati wanita, Habib Bahar membubuhkan pesan asmara dalam paket bunga itu. Bunyinya begini, 'Kupersembahkan mawar putih yang kau suka ini. Dari aku yang tidak jujur mencintaimu'. Wanita mana yang tidak bungah mendapatkan sekuntum bunga dan kalimat-kalimat romansa. Habib Bahar yang sudah menyimpan hasrat cintanya, makin percaya diri ketika mendapati hati Helwa seolah 'pasrah' saat ia serang dengan perlakukan-perlakuan romantisnya.
Akhirnya, Habib Bahar pun resmi melamar Helwa. Laiknya kisah romansa dalam sebuah film, Habib Bahar berlutut di depan Helwa, lantas mengecup tangan mungil sang model dengan mesra. Helwa menyebut, sebenarnya dia menolak lamaran itu. Tapi, bukan Habib Bahar namanya kalau tak bisa menaklukkan apa yang dia kehendaki. Habib Bahar terus meyakinkan Helwa, memintanya bersedia dinikahi. Hingga akhirnya, lamaran itu pun diterima.
"Sebenarnya aku menolak lamarannya. Entah kenapa aku terhipnotis dengan kata-kata yang meyakinkanku untuk menerima lamarannya," kisah Helwa.
Pernikahan yang Tak Seperti Harapan
Pertengahan November 2024, akhirnya berlangsunglah acara pernikahan. Pernikahan dilakukan secara sederhana, disaksikan dua pihak keluarga. Tidak ada pesta besar. Saat itu, Habib Bahar hanya memberikan mas kawin berupa cincin 2 gram. "Nikah hanya sehelai lembar kertas saja. Tidak ada buku nikah," kata Helwa.
Entah apa maksud Habib Bahar, saat pernikahan dilakukan, handphone keluarga Helwa 'disita' oleh anak buahnya. Saat itu Helwa berusaha menormalkan situasi. Ia tak ingin hari bersejarah itu tercoreng oleh pikiran dan pertanyaan-pertanyaan yang justru membuatnya semakin bingung. Helwa berpikir, momentum itu akan menjadi sejarah penting baginya, menjadi awal perjalanan baginya untuk mengarungi rumah tangga bahagia bersama orang yang telah dipilihnya.
"Kupikir aku akan menjadi keluarga samawa dan hidup bahagia. Begitu adik-adikku. Dan dia menjanjikan mamahku umroh dan menjami adik-adikku. Tapi semuanya nihil," keluh Helwa.
Awal Kehancuran
Momentum kebahagiaan Helwa setelah resmi menjadi istri, tak berlangsung lama. Helwa berkisah, tak lama setelah mereka menikah, Habib Bahar memberikan pengakuan mengejutkan. Kepada Helwa, Habib Bahar bilang bahwa dia batal bercerai dengan istri lamanya. Bagai disambar petir, informasi itu membuat Helwa kaget. Dia hanya bisa terdiam. Lalu pura-pura tersenyum meski hatinya menahan rasa sakit luar biasa.
Namun, tak ada yang bisa diperbuat oleh Helwa. Nasi sudah menjadi bubur, tak bisa kembali menjadi nasi. Semenjak pengakuan Habib Bahar itu, Helwa sering larut dalam kesedihan. Sungguh tak pernah terbayangkan olehnya, bakal menjadi madu bagi wanita lain. Kesedihan itu sering Helwa luapkan kepada sang ibu karena sang suami jarang datang ke rumahnya.
"Selama aku menikah, dinafkahin hanya seingatnya dia. Semau-maunya tidak menjamin seutuhnya," kata Helwa.
Kehamilan yang Menjadi Masalah
Suatu ketika Helwa mendapati badannya kurang enak. Sadar bahwa itu apa yang dirasakannya sering dialami wanita hamil, dia segera melakukan pengecekan. Benar saja, hasil testpack menunjukkan garis dua. Helwa hamil. Harusnya kabar itu menjadi anugerah besar bagi pasangan suami istri. Tapi yang dirasakan Helwa, campur aduk.
"Allah mentakdirkan aku garis dua. Antara bahagia, sedih dan bingung. Mama aku ngechat dia (Habib Bahar) diam-diam. Tapi tidak ada respon. Sekalinya dia datang dia bilang 'kalau aku nggak lihat hasil testpack ini, aku nggak akan datang ke rumah sampai berbulan-bulan'."
Sepanjang waktu Helwa terus berdoa. Tapi, dia hanya manusia biasa. Kondisi batinnya semakin tidak stabil memikirkan nasib hidupnya. "Saat hamil 2 bulan aku seperti kehilangan jati diriku. Seperti benar-benar wanita simpanan. Di saat hamil dia tidak berada di sampingku. Pergi seenaknya, datang seenaknya," kata Helwa mengingat betapa nestapanya kondisinya saat itu.
Kejadian yang Menyakitkan
Selama proses kehamilan, Helwa mengaku hanya sang mama yang selalu menguatkannya. "Dari awal aku hamil dia nggak pernah ada di rumah atau menemaiku saat aku mengandung. Dan lahiran dia nggak pernah menemai aku sama sekali. Cuma mama aku yang selalu dampingin aku. Bahkan buat bikin sayuran saja hanya sekali," katanya.
Ada momentum yang tak kalah menyakitkan, kata Helwa. Yakni, saat usia kandungannya masuk 7 bulan, bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Hari itu, Habib Bahar datang ke rumahnya. Namun, bukan kado indah yang diberikan, melainkan informasi yang membuatnya makin terpukul. Kepadanya, Habib Bahar menyebut bahwa istrinya yang lain juga sedang mengandung. Jarak usia kandungan dengan Helwa, hanya berselisih satu bulan.
"Dan di saat kandunganku 7 bulan aku berulang tahun dan dia datang ngasih surprise dengan mengatakan bahwa istrinya yang di Kalimantan hamil enam bulan. Itu bikin mental aku hancur," paparnya.
0 Response to "Helwa Bachmid Akui Jadi Istri Cadangan Habib Bahar Bin Smith"
Posting Komentar